Golongan Jabatan: 8 - Operator dan Perakit Mesin
Sub Golongan: 83 - Pengemudi dan Operator Mesin Bergerak
TEKNIK MESIN
1. Akreditasi
- Akreditasi Perguruan tinggi: Universitas Negeri Malang telah meraih akreditasi UNGGUL dari BAN-PT dan berstatus sebagai PTN-BH (Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum).
- Akreditasi Program studi S1 Teknik Mesin UM saat ini memiliki akreditasi UNGGUL.
2. Keunggulan
- Fokus pada Teknologi Manufaktur & Otomotif: UM memiliki spesialisasi yang kuat dalam bidang manufaktur presisi dan pengembangan kendaraan listrik.
- Riset Kendaraan Hemat Energi: UM dikenal sebagai salah satu "raksasa" dalam kompetisi mobil hemat energi (seperti Shell Eco-marathon dan KMHE) melalui tim Semeru.
- Kurikulum Fleksibel (MBKM): Sebagai PTN-BH, UM memberikan ruang luas bagi mahasiswa untuk mengambil program magang di industri besar, riset independen, atau pertukaran pelajar internasional.
- Kombinasi Teori dan Inovasi: Mahasiswa tidak hanya belajar dasar teknik, tetapi didorong untuk menghasilkan prototipe alat tepat guna atau paten selama masa studi.
3. Fasilitas yang Tersedia
Fakultas Teknik UM memiliki laboratorium yang cukup lengkap untuk mendukung praktikum teknik berat:
- Laboratorium Manufaktur & CNC: Fasilitas mesin perkakas yang lengkap, termasuk mesin CNC (Computer Numerical Control) untuk pembuatan komponen presisi.
- Laboratorium Konversi Energi: Tempat pengujian motor bakar, sistem pembangkit listrik, dan energi baru terbarukan (surya/angin).
- Laboratorium Material Teknik: Digunakan untuk uji tarik, uji kekerasan, dan metalografi guna mempelajari sifat fisik logam dan komposit.
- Studio Gambar & CAD/CAM: Dilengkapi perangkat lunak standar industri seperti AutoCAD, SolidWorks, dan Catia.
- Bengkel Otomotif: Fasilitas khusus untuk riset performa mesin dan pengembangan kendaraan hemat energi.
4. Tantangan Selama Perkuliahan
- Dasar Eksakta yang Kuat: Mahasiswa akan berhadapan dengan matematika teknik dan fisika mekanika yang intens di dua tahun pertama (Kalkulus, Termodinamika, Mekanika Fluida).
- Beban Praktikum: Laporan praktikum yang cukup banyak dan detail seringkali menuntut waktu ekstra di luar jam kuliah formal.
- Ketelitian Manufaktur: Saat praktikum bengkel, mahasiswa dituntut memiliki presisi tinggi dan disiplin terhadap prosedur keselamatan kerja (K3).
- Solidaritas Teknik: Terdapat budaya solidaritas yang kuat, namun menuntut kontribusi aktif mahasiswa dalam kegiatan himpunan atau tim teknis.
5. Biaya Kuliah (UKT & IPI)
Sebagai PTN-BH, UM menerapkan sistem biaya sebagai berikut:
- Jalur SNBP & SNBT (UKT): Pembayaran semesteran tanpa uang pangkal.
- Kelompok Rendah: Rp500.000 – Rp1.000.000.
- Kelompok Menengah-Atas: Umumnya berkisar antara Rp4.500.000 – Rp7.500.000 per semester.
- Jalur Mandiri:
- Membayar UKT semesteran (biasanya di golongan menengah ke atas).
- SPSA (Sumbangan Pengembangan Sarana Akademik): Uang pangkal yang dibayarkan satu kali di awal masuk. Besarnya tergantung pada pilihan saat pendaftaran, berkisar antara belasan hingga puluhan juta rupiah.
6. Estimasi Biaya Hidup di Malang
Malang dikenal sebagai kota pendidikan dengan biaya hidup yang relatif terjangkau dibandingkan Jakarta atau Surabaya.
- Kost: Rp.700.000 – Rp. 1.500.000 Tergantung fasilitas (Kamar mandi dalam/luar)
- Makan: Rp 1.200.000 – Rp 1.800.000 Asumsi 3x makan (Warung/Warteg)
- Bensin & Kuota: Rp 200.000 – Rp 300.000 Pemakaian motor & internet standar
- Lain-lain: Rp 200.000 – Rp 400.000 Laundry, fotokopi, & perlengkapan mandi
- Estimasi Total : Rp 2.300.000 - Rp 4000.000
Universitas Negeri Malang
Excellence in Learning Innovation
Jl. Semarang No.5, Malang