Monday, 02 March 2026
KIMIA

KIMIA

Jurusan Kimia di Universitas Brawijaya (UB) merupakan salah satu departemen unggulan di bawah naungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Jurusan ini dikenal memiliki reputasi riset yang sangat kuat, terutama dalam bidang eksplorasi bahan alam dan pengembangan material maju untuk energi.

1. Akreditasi Kampus dan Jurusan

  • Akreditasi Institusi (UB): Universitas Brawijaya menyandang akreditasi UNGGUL dari BAN-PT.
  • Akreditasi Jurusan Kimia:
  1. Nasional: Terakreditasi UNGGUL oleh BAN-PT.
  2. Internasional: Telah meraih akreditasi internasional dari RSC (Royal Society of Chemistry) yang berbasis di Inggris. Akreditasi ini memastikan bahwa lulusan Kimia UB memiliki kualitas yang diakui setara dengan standar kimia di tingkat global.

2. Keunggulan Jurusan

  • Fokus Eksplorasi Sumber Daya Alam: UB memiliki fokus riset yang sangat kuat dalam pemanfaatan kekayaan hayati Indonesia untuk pangan, kesehatan, dan industri.
  • Pusat Riset Material Maju: Kimia UB menjadi salah satu pusat pengembangan material untuk baterai, sel surya, dan teknologi pemurnian air.
  • Kurikulum Berstandar Global: Dengan akreditasi RSC, mahasiswa mendapatkan materi yang up-to-date dengan perkembangan industri kimia dunia.
  • Jaringan Alumni Luas: Alumni Kimia UB tersebar di berbagai sektor, mulai dari perusahaan multinasional (FMCG), pertambangan, hingga instansi pemerintah seperti kementerian lingkungan hidup.

3. Fasilitas yang Tersedia

FMIPA UB menyediakan sarana prasarana yang sangat mendukung kegiatan eksperimen dan penelitian mahasiswa:

  • Laboratorium Kimia Dasar: Untuk membekali mahasiswa tingkat pertama dengan teknik laboratorium yang benar.
  • Laboratorium Instrumen: Dilengkapi dengan alat analisis canggih seperti NMR (Nuclear Magnetic Resonance), AAS, UV-Vis, FTIR, serta akses ke unit SEM (Scanning Electron Microscope).
  • Laboratorium Kimia Analitik & Lingkungan: Fokus pada pemantauan kualitas lingkungan dan kimia analisis lanjut.
  • Laboratorium Kimia Organik & Biokimia: Tempat riset untuk sintesis senyawa organik dan analisis biomolekul.
  • Laboratorium Kimia Fisik & Anorganik: Fasilitas untuk mempelajari struktur material dan energi.

4. Tantangan Selama Perkuliahan

  • Ketelitian dan Kesabaran: Praktikum kimia sering kali memerlukan waktu berjam-jam dan pengulangan berkali-kali jika hasil yang didapat tidak presisi.
  • Logika Kuantum dan Termodinamika: Memahami konsep kimia pada tingkat sub-atomik membutuhkan logika matematika dan fisika yang sangat kuat.
  • Beban Laporan: "Laporan Resmi" praktikum mingguan di UB dikenal memiliki standar analisis yang mendalam, sehingga menuntut manajemen waktu yang baik.
  • Keselamatan Kerja (K3): Bekerja dengan bahan kimia berbahaya menuntut kedisiplinan tinggi dalam menggunakan APD agar terhindar dari risiko kecelakaan di lab.

5. Biaya Kuliah (UKT & IPI)

Sebagai PTN-BH, biaya pendidikan di UB terbagi berdasarkan jalur masuk:

  • Jalur SNBP & SNBT (UKT): Tidak ada uang pangkal. Pembayaran hanya berupa UKT semesteran yang dibagi menjadi beberapa kelompok (biasanya berkisar antara Rp500.000 hingga Rp8.500.000 per semester tergantung kemampuan ekonomi).
  • Jalur Mandiri:
  1. UKT Semesteran: Biasanya dipatok pada kelompok menengah ke atas.
  2. IPI (Iuran Pengembangan Institusi): Uang pangkal yang dibayar sekali di awal masuk. Besarannya untuk jurusan Kimia biasanya mulai dari Rp25.000.000 hingga Rp45.000.000 tergantung kategori seleksi.

6. Estimasi Biaya Hidup di Malang

Malang merupakan kota pendidikan yang sangat ramah bagi kantong mahasiswa:

  • Kost: Di sekitar kampus UB (wilayah Ketawanggede, Watugong, atau Dinoyo) berkisar antara Rp700.000 – Rp1.800.000 per bulan.
  • Makan: Sekali makan di warung mahasiswa atau kantin kampus berkisar antara Rp12.000 – Rp25.000.
  • Total Bulanan: Rata-rata mahasiswa membutuhkan Rp2.000.000 – Rp3.500.000 untuk hidup secara layak di Malang (hemat hingga menengah).


Universitas Brawijaya

Universitas Brawijaya

Universitas negeri di Malang.

Jl. Veteran, Malang