Golongan Jabatan: 3 - Teknisi dan Asisten Profesional
Sub Golongan: 31 - Asisten Ahli Ilmu Pengetahuan dan Tendik
TEKNIK INDUSTRI
1. Akreditasi
- Akreditasi Institusi (ITS): Institut Teknologi Sepuluh Nopember telah terakreditasi UNGGUL oleh BAN-PT.
- Akreditasi Jurusan Teknik Industri: Program studi S1 Teknik Industri ITS telah meraih akreditasi UNGGUL dari BAN-PT serta memiliki akreditasi internasional dari IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education) dan AUN-QA (ASEAN University Network-Quality Assurance).
2. Keunggulan
- Integrasi Bisnis & Teknik: Mahasiswa belajar cara mengelola pabrik atau perusahaan dari sudut pandang teknis sekaligus manajerial.
- Laboratorium Terapan: Memiliki laboratorium kelas dunia seperti Ergonomics & Work Design, Logistics & Supply Chain Management, serta Manufacturing System.
- Networking Luas: Ikatan alumni (ALTI-ITS) sangat kuat dan tersebar di berbagai posisi manajerial perusahaan multinasional (FMCG, Perbankan, Manufaktur).
- Fokus pada Optimasi: Lulusannya dilatih untuk menjadi "problem solver" yang mampu memangkas biaya dan meningkatkan profit perusahaan melalui analisis data dan sistem.
3. Fasilitas yang Tersedia
- Laboratorium Ergonomi: Fasilitas untuk meneliti interaksi manusia dan mesin, termasuk alat ukur antropometri dan biomekanika.
- Simulator Manufaktur: Laboratorium sistem produksi yang dilengkapi dengan perangkat lunak simulasi canggih (Arena, FlexSim, dll).
- Computer Integrated Manufacturing (CIM): Fasilitas untuk mempelajari otomasi industri dan integrasi komputer dalam produksi.
- Ruang Diskusi & Coworking: Area khusus mahasiswa untuk mengerjakan proyek kelompok dan simulasi bisnis.
- Akses Software Industri: Lisensi gratis bagi mahasiswa untuk software optimasi, statistika, dan manajemen proyek.
4. Tantangan Selama Perkuliahan
- Multitasking Ilmu: Harus menguasai kalkulus dan statistika yang berat, namun di saat bersamaan harus memahami akuntansi dan perilaku organisasi.
- Tugas Besar (Tubas): Hampir setiap mata kuliah memiliki proyek kelompok berskala besar yang membutuhkan kerja sama tim dan analisis data lapangan yang nyata.
- Berpikir Sistem: Tantangan dalam melihat masalah secara makro (sistemik), bukan hanya melihat satu bagian kecil yang rusak.
5. Biaya Kuliah (UKT)
- Jalur SNBP & SNBT:
- Kelompok 1 & 2: Rp 500.000 – Rp 1.000.000.
- Kelompok Rata-rata: Berkisar antara Rp 5.000.000 hingga Rp 7.500.000 per semester.
- Jalur Mandiri:
- Menggunakan UKT kategori atas (biasanya mulai dari Rp 10.000.000 - Rp 12.500.000) dan terdapat Iuran Pengembangan Institusi (IPI) atau uang pangkal di awal masuk.
6. Estimasi Biaya Hidup di Surabaya
- Kost: Rp800.000 – Rp1.800.000 Daerah Rungkut/Gunung Anyar cenderung padat.
- Makan: Rp1.500.000 – Rp2.100.000 Rata-rata sekali makan Rp15rb – Rp25rb di warung.
- Bensin & Kuota: Rp300.000 – Rp450.000 Surabaya panas, penggunaan motor & kuota lebih intens.
- Lain-lain: Rp300.000 – Rp500.000 Laundry, fotokopi, dan kebutuhan kebersihan.
- Estimasi Total perbulan : Rp 2.900.000 - Rp 4.850.000
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Advancing Humanity
Jalan Raya ITS, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur