Monday, 02 March 2026
PENGOBAT TRADISIONAL

PENGOBAT TRADISIONAL

Pengobat Tradisional (BATTRA) UNAIR adalah program studi vokasi yang mengombinasikan kearifan lokal pengobatan asli Indonesia dengan standar medis modern berbasis ilmiah. Jurusan ini mendidik mahasiswa untuk menguasai teknik akupunktur, herbal, nutrisi, dan terapi fisik yang teruji secara klinis. Sebagai pionir di Indonesia, lulusannya disiapkan menjadi tenaga kesehatan profesional yang mampu menjembatani pengobatan komplementer dengan sistem kesehatan nasional di rumah sakit maupun praktik mandiri.

1. Akreditasi Kampus dan Jurusan

  • Akreditasi Institusi (UNAIR): Universitas Airlangga telah terakreditasi UNGGUL oleh BAN-PT dan merupakan salah satu kampus terbaik di tingkat internasional.
  • Akreditasi Jurusan Pengobat Tradisional: Program studi D4 Pengobat Tradisional UNAIR telah meraih akreditasi UNGGUL dari LAM-PTKes, menjamin kualitas kurikulum dan legalitas lulusan sebagai tenaga kesehatan.

2. Keunggulan Jurusan

  • Kurikulum Komplementer: Menggabungkan ilmu medis dasar (anatomi, fisiologi) dengan pengobatan timur seperti akupunktur dan herbalogi.
  • Empat Pilar Spesialisasi: Mahasiswa dibekali keahlian spesifik dalam bidang Akupunktur, Herbal, Nutrisi Tradisional, dan Manual Therapy (Pijat).
  • Legalitas Praktik: Lulusan mendapatkan gelar Sarjana Terapan Kesehatan (S.Tr.Kes) yang diakui untuk mengurus Surat Izin Kerja (SIK) di fasilitas kesehatan.
  • Peluang Agripreneur & Klinis: Selain bekerja di RS atau Puskesmas, mahasiswa diajarkan manajemen bisnis untuk membuka klinik kesehatan (Griya Sehat) sendiri.

3. Fasilitas yang Tersedia

  • Griya Sehat BATTRA: Unit pelayanan kesehatan tradisional milik UNAIR sebagai tempat praktik nyata mahasiswa melayani pasien umum.
  • Laboratorium Herbal: Fasilitas untuk mengolah tanaman obat (simplisia) menjadi produk kesehatan yang terstandar.
  • Laboratorium Akupunktur: Ruang simulasi khusus untuk melatih ketepatan penusukan titik-titik meridian tubuh.
  • Kebun Tanaman Obat (KTO): Lahan koleksi berbagai jenis tanaman herbal sebagai sarana identifikasi dan riset bahan alami.
  • Laboratorium Osce: Fasilitas ujian praktik standar nasional untuk menguji kompetensi klinis sebelum terjun ke masyarakat.

4. Tantangan Selama Perkuliahan

  • Hafalan yang Kompleks: Harus menghafal ratusan lokasi titik akupunktur, jalur meridian, serta nama latin dan fungsi tanaman obat secara detail.
  • Standar Higienitas Tinggi: Mahasiswa dituntut memiliki kedisiplinan tinggi dalam menjaga sterilitas alat dan keamanan pasien selama terapi fisik atau akupunktur.
  • Edukasi Masyarakat: Tantangan dalam menjelaskan dasar ilmiah pengobatan tradisional kepada masyarakat agar tidak dianggap sebagai pengobatan supranatural.

5. Biaya Kuliah (UKT & SPI)

Penetapan biaya kuliah di UNAIR terbagi berdasarkan jalur masuk sebagai berikut:

  • Jalur SNBP: Hanya membayar UKT per semester sesuai kemampuan ekonomi. Kelompok 1 & 2: Rp 500.000 – Rp 1.000.000, Kelompok Rata-rata: Rp 3.000.000 – Rp 6.000.000.
  • Jalur SNBT: Hanya membayar UKT per semester tanpa uang pangkal. Besaran UKT serupa dengan jalur nasional lainnya, berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 6.000.000.
  • Jalur MANDIRI: Selain UKT semesteran (berkisar Rp 6.000.000 - Rp 8.000.000), mahasiswa dikenakan SPI (Sumbangan Pengembangan Institusi) atau uang pangkal yang dibayarkan sekali di awal masuk. Besaran SPI ditentukan berdasarkan kategori yang dipilih saat pendaftaran.

6. Estimasi Biaya Hidup di Surabaya (Sekitar Kampus B)

  • Kost (Sekitar Dharmawangsa/Airlangga): Berkisar antara Rp 700.000 – Rp 1.500.000 per bulan (pusat kota cenderung lebih mahal).
  • Makan: Sekali makan di warung mahasiswa atau pujasera sekitar berkisar antara Rp 12.000 – Rp 20.000.
  • Total Bulanan: Dengan budget Rp 2.000.000 – Rp 2.500.000, mahasiswa sudah bisa hidup dengan cukup layak dan tercukupi kebutuhan dasarnya.
Universitas Airlangga

Universitas Airlangga

Universitas negeri terbaik di Surabaya.

Jl. Airlangga No. 4, Surabaya