Saturday, 21 March 2026
Tamtama TNI AU

Tamtama TNI AU

Tamtama TNI AU adalah prajurit pelaksana tingkat dasar di lingkungan Angkatan Udara. Ada perbedaan mendasar antara Tamtama AU dengan matra lain. Jika Tamtama AD identik dengan Infanteri (jalan kaki), Tamtama TNI AU sangat identik dengan Pasukan Khusus (Kopasgat) dan Polisi Militer (Pomau). Tamtama TNI AU disiapkan untuk menjadi "Otot Pertahanan Pangkalan". Mereka adalah garda terdepan yang menjaga bandara, pangkalan udara, dan alutsista strategis. Berikut rincian lengkapnya:


1. Proses Pendaftaran & Syarat (Fokus Fisik)

Penerimaan Tamtama TNI AU (Tamtama PK) biasanya dibuka dua kali setahun (Gelombang I dan II).

a) Kualifikasi Pendidikan

  • Minimal: Lulusan SMA/MA/SMK (Semua Jurusan).
  • Nilai: Tidak ada syarat nilai rata-rata yang terlalu tinggi (cukup lulus UAN/Ujian Sekolah).

b) Syarat Fisik

  • Tinggi Badan: Minimal 163 cm (Pria).
  • Mata: Wajib Normal. Tidak boleh minus dan tidak buta warna.
  • Fisik Umum: Tidak bertato, tidak bertindik, postur tubuh tegap, tidak ada riwayat patah tulang parah.

c) Prioritas Seleksi: TNI AU mencari calon Tamtama dengan prioritas untuk:

  • Kopasgat (Komando Pasukan Gerak Cepat): Pasukan elit baret jingga. Butuh fisik di atas rata-rata.
  • Pomau (Polisi Militer AU): Postur tubuh tinggi tegap sangat disukai.
  • Keahlian Khusus: Sopir, mekanik dasar, atau musisi.

d) Tahapan Seleksi: Tes dilakukan di Lanud (Pangkalan Udara) terdekat.

  1. Administrasi.
  2. Kesehatan I & II: Cek luar (varises, gigi, kulit) dan dalam (jantung, paru, darah).
  3. Kesemaptaan Jasmani: Lari 12 menit (Minimal 2400 meter), Pull-up, Sit-up, Push-up, Shuttle run.
  4. Renang: Wajib bisa.
  5. Psikotes & Mental Ideologi.
  6. Pantukhir Pusat: Seleksi akhir di Lanud Adi Soemarmo, Solo.


2. Masa Pendidikan (Kawah Candradimuka Solo)

Semua calon Tamtama TNI AU dididik di satu tempat, yaitu di Solo, Jawa Tengah.

a) Pendidikan Pertama (Dikmata) - 5 Bulan

  • Lokasi: Skadik (Skadron Pendidikan) 404, Lanud Adi Soemarmo, Solo.
  • Materi: Dasar keprajuritan (disiplin, baris-berbaris), Olah yudha (pertempuran perorangan), Menembak laras panjang dan pistol, Pertahanan pangkalan udara (Hanlan).
  • Pelantikan: Lulus dari sini, Anda dilantik menjadi Prajurit Dua (Prada).

b) Pendidikan Kejuruan (Sejur) - 3 Bulan: Setelah dilantik, Anda belum bekerja. Anda akan disebar ke sekolah kejuruan sesuai Korps yang didapat:

  • Korps Pasgat: Sekolah lagi di Pusdiklat Pasgat (Bandung) untuk latihan Komando, Terjun Payung, dan Anti-Teror.
  • Korps Pomau: Sekolah di Skadik 405 (Solo) belajar hukum dan pengawalan.
  • Korps Teknik/Admin: Sekolah sesuai kejuruan masing-masing.


3. Peluang Kerja & Karier (Pilihan Korps)

Berbeda dengan Bintara yang banyak memegang komputer/radar, Tamtama AU lebih banyak bekerja fisik di lapangan.

a) Korps

  1. Korps Pasukan Gerak Cepat (KOPASGAT) - Primadona Tamtama AU Sekitar 60-70% lulusan Tamtama AU akan masuk ke satuan ini. Julukan: Baret Jingga / Korps Baju Loreng Digital Khas AU. Tugas: Merebut dan mempertahankan bandara musuh, Pertahanan Udara (mengawaki meriam penangkis serangan udara), SAR Tempur (menolong pilot yang jatuh di hutan), Penanggulangan Teror (Satbravo 90). Kualifikasi: Anda akan dilatih Terjun Payung (Para Dasar). Jadi, Tamtama Kopasgat adalah tentara yang berkualifikasi Para Komando.
  2. Korps Polisi Militer (POM). Tugas: Menjaga gerbang pangkalan (Pos Jaga), pengawalan VIP (Pejabat/Presiden saat di bandara), dan penegakan disiplin. Ciri: Baret Biru Muda, kopel putih.
  3. Korps Teknik & Fasint (Fasilitas Instalasi) Tugas: Menjadi asisten mekanik pesawat (helper), mengisi bahan bakar pesawat, atau merawat landasan pacu (memotong rumput sekitar runway, memperbaiki aspal runway).
  4. Korps Angkutan. Tugas: Menjadi pengemudi (sopir) truk militer, bus jemputan pilot, atau kendaraan operasional Lanud.
  5. Korps Administrasi/Perbekalan. Tugas: Mengurus gudang senjata, gudang logistik, atau kurir surat.

b) Kepangkatan Tamtama:

  • Prada (Prajurit Dua)
  • Pratu (Prajurit Satu)
  • Praka (Prajurit Kepala)
  • Kopda (Kopral Dua)
  • Koptu (Kopral Satu)
  • Kopka (Kopral Kepala)

c) Menjadi Bintara (Setukba)

Apakah selamanya Tamtama? Tidak.

Setelah berdinas minimal 5-6 tahun, Tamtama yang berkelakuan baik dan lulus tes fisik/akademik bisa mengikuti Setukba (Sekolah Pembentukan Bintara). Lulus sekolah ini, pangkat Anda naik menjadi Serda (Sersan Dua) dan status Anda berubah menjadi Bintara.


Informasi lebih lanjut: https://diajurit.tni-au.mil.id

SMA

SMA

-