Saturday, 21 March 2026
Perwira POLRI

Perwira POLRI

Akademi Kepolisian (Akpol) adalah lembaga pendidikan tinggi kedinasan di bawah naungan POLRI (Kepolisian Negara Republik Indonesia). Kampusnya terletak di Semarang, Jawa Tengah. Jika Akademi TNI (Akmil, AAL, AAU) mencetak perwira untuk pertahanan negara (perang), Akpol mencetak Perwira Polri yang bertugas dalam penegakan hukum, keamanan, dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ini adalah jalur "VIP" di kepolisian. Lulusan Akpol disiapkan untuk menjadi pimpinan (Kapolsek, Kapolres, Kapolda, hingga Kapolri). Berikut rincian lengkapnya:


1. Proses Pendaftaran & Seleksi

Berbeda dengan TNI yang sangat mengutamakan jurusan IPA (terutama AAL/AAU), Akpol lebih fleksibel menerima jurusan IPA maupun IPS. Namun, persaingannya luar biasa ketat.

a) Syarat Pendidikan & Umum

  1. Sekolah: Lulusan SMA/MA (IPA/IPS). Catatan: Lulusan SMK biasanya diarahkan ke Bintara Polri, namun untuk Akpol, cek peraturan tahun berjalan (biasanya SMK jurusan tertentu diperbolehkan dengan syarat ketat, tapi mayoritas yang diterima adalah SMA).
  2. Nilai: Memiliki nilai rata-rata ijazah/rapor yang tinggi (biasanya minimal 70.00 - 75.00).
  3. Usia: Minimal 16 atau 17 tahun, maksimal 21 tahun saat pembukaan pendidikan.
  4. Status: Belum pernah menikah.

b) Syarat Fisik (Update Umum)

  1. Tinggi Badan: Minimal 165 cm (Pria) dan 163 cm (Wanita).
  2. Mata: Wajib Normal (Visus 6/6). Tidak boleh minus, plus, silinder, dan tidak buta warna.
  3. Gigi & Kesehatan: Gigi rapi, tidak bertato, tidak bertindik (bagi pria), bebas narkoba.

c) Tahapan Seleksi (Sistem Gugur)

Seleksi dilakukan di tingkat Polda (Provinsi) lalu di tingkat Pusat (Semarang).

  1. Administrasi: Cek berkas (KTP, KK, Ijazah, dll).
  2. Kesehatan (Rikkes) I: Cek fisik luar (tinggi/berat badan, mata, gigi, THT, kulit, varises/ambeien).
  3. Psikotes: Tes kecerdasan, kepribadian, dan kecermatan (sangat menentukan).
  4. Akademik (TPA): Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Pengetahuan Umum (Wawasan Kebangsaan & UU Kepolisian).
  5. Jasmani (Kesemaptaan): Lari 12 menit, Pull-up (Pria) / Chinning (Wanita), Sit-up, Push-up, Shuttle Run, Renang 25 meter.
  6. Kesehatan (Rikkes) II: Cek dalam (Rontgen, EKG Jantung, Laboratorium Darah/Urin).
  7. PMK (Penelusuran Mental Kepribadian): Wawancara latar belakang dan ideologi.


2. Masa Pendidikan (Bhayangkara Taruna)

Pendidikan berlangsung selama 4 tahun di Semarang. Biaya pendidikan, asrama, makan, dan seragam ditanggung negara (Gratis).

a) Kurikulum & Gelar

  1. Pendidikan di Akpol adalah kombinasi antara latihan fisik militer (untuk disiplin) dan perkuliahan hukum/kriminologi.
  2. Gelar: Setelah lulus, Anda mendapat dua status:
  • Pangkat Polisi: Inspektur Polisi Dua (Ipda).
  • Gelar Akademik: Sarjana Terapan Kepolisian (S.Tr.K).

b) Tingkatan Taruna

  1. Bhatar (Bhayangkara Taruna): Tingkat 1. Masa pembentukan dasar (sangat berat fisiknya).
  2. Brigtar (Brigadir Taruna): Tingkat 2.
  3. Bustar (Brigadir Utama Taruna): Tingkat 3.
  4. Brigtutar (Brigadir Satu Taruna): Tingkat 4. Mulai magang di Polres-Polres.

c) Apa yang Dipelajari?

  1. Hukum Pidana & Perdata.
  2. Ilmu Forensik (Identifikasi kejahatan).
  3. Bela Diri Polri.
  4. Taktik Penggerebekan.
  5. Bahasa Inggris & IT (Cyber Crime).
  6. Lalu Lintas & Intelijen.


3. Peluang Kerja & Karier

Lulus Akpol, Anda dilantik oleh Presiden di Istana Negara. Karir Anda sebagai Perwira Polri dimulai.

a) Penempatan Awal

Anda bisa ditempatkan di mana saja di seluruh Indonesia (NKRI), mulai dari Polda Metro Jaya hingga Polres di pedalaman Papua.

  1. Pangkat Awal: Ipda (Balok Emas Satu).
  2. Gaji: Gaji pokok PNS Golongan III + Tunjangan Kinerja (Remunerasi) Polri yang cukup besar.

b) Pilihan Fungsi (Divisi Kerja)

Polisi tidak semuanya sama. Di Akpol, Anda akan diarahkan ke fungsi teknis tertentu:

  1. Reserse (Reskrim/Resnarkoba): "Polisi preman" (baju bebas). Tugasnya menyelidiki kasus pembunuhan, penipuan, narkoba. Ini jalur prestisius.
  2. Lalu Lintas (Lantas): Polisi berseragam yang mengatur jalan raya, mengurus SIM/STNK, dan kecelakaan.
  3. Brimob (Brigade Mobil): Pasukan paramiliter polisi. Tugasnya anti-teror, penjinak bom, dan penanganan huru-hara besar.
  4. Intelkam: Intelijen keamanan. Bekerja di bawah tanah mencari informasi.
  5. Sabhara: Polisi patroli berseragam, pengendalian massa (demo).

c) Jenjang Karier Struktural

Lulusan Akpol diproyeksikan memegang tongkat komando:

  1. Kanit (Kepala Unit): Memimpin tim kecil (misal: Kanit Buser).
  2. Kapolsek: Memimpin kepolisian tingkat kecamatan.
  3. Kasat (Kepala Satuan): Misal Kasat Lantas atau Kasat Reskrim di tingkat kota.
  4. Kapolres: Memimpin kepolisian tingkat Kabupaten/Kota (Pangkat AKBP/Kombes).
  5. Kapolda: Memimpin Provinsi (Pangkat Jenderal Bintang 1 atau 2).
  6. Kapolri: Pimpinan Tertinggi.



Informasi lebih lanjut : https://penerimaan.polri.go.id/

SMA

SMA

-