TEKNIK KIMA
1. Akreditasi
- Akreditasi Perguruan Tinggi: ITS saat ini memiliki akreditasi Unggul dari BAN-PT.
- Akreditasi Program Studi: Departemen Teknik Kimia ITS memiliki akreditasi Unggul dari BAN-PT.
2. Keunggulan Program Studi
- Kurikulum Berbasis Industri: Fokus pada pemrosesan bahan baku menjadi produk bernilai tinggi dengan efisiensi energi dan prinsip sustainability.
- Prestasi Mahasiswa: Mahasiswa Teknik Kimia ITS rutin menjuarai kompetisi bergengsi seperti Chem-E-Car (mobil bertenaga reaksi kimia) di tingkat nasional maupun internasional.
- Jejaring Alumni (ALTEKITS): Memiliki ikatan alumni yang sangat kuat dan tersebar di berbagai sektor vital seperti perminyakan (Pertamina, Exxon), FMCG (Unilever, P&G), hingga perusahaan kimia global.
- Fokus Riset: Unggul dalam riset teknologi pemisahan, termodinamika, dan pengembangan energi terbarukan.
3. Fasilitas Laboratorium dan Penunjang
Untuk mendukung kegiatan akademik dan riset, tersedia berbagai fasilitas modern:
- Laboratorium Pengajaran: Laboratorium Kimia Analisis, Laboratorium Mikrobiologi Industri, dan Laboratorium Unit Operasi.
- Laboratorium Riset Spesifik: * Lab. Termodinamika.
- Lab. Teknologi Biofuel.
- Lab. Material Maju.
- Lab. Sistem Pemrosesan Kimia.
- Fasilitas Pendukung: Perpustakaan pusat yang lengkap, ruang baca departemen, akses jurnal internasional (ScienceDirect, Scopus), serta area coworking space bagi mahasiswa.
4. Tantangan Selama Perkuliahan
Menjadi mahasiswa Teknik Kimia ITS memerlukan kesiapan mental dan akademik yang tinggi:
- Beban Kognitif: Anda tidak hanya belajar kimia, tetapi lebih banyak belajar fisika dan matematika (kalkulus). Fokus utamanya adalah merancang pabrik (Plant Design).
- Laporan Praktikum: Salah satu tantangan klasik adalah "Laporan Resmi" praktikum yang menuntut ketelitian tinggi dan manajemen waktu yang ketat.
- Analisis Kompleks: Mahasiswa ditantang untuk menyelesaikan persoalan neraca massa dan energi yang membutuhkan logika berpikir sistematis.
5. Estimasi Biaya Kuliah
Sejak menjadi PTN-BH, ITS menggunakan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibagi menjadi beberapa golongan berdasarkan kemampuan ekonomi orang tua:
- Jalur Seleksi Nasional (SNBP & SNBT): Rentang UKT biasanya mulai dari sekitar Rp500.000 hingga Rp7.500.000 per semester (tergantung kebijakan tahunan).
- Jalur Mandiri: Biasanya dikenakan UKT yang lebih tinggi (Sumbangan Pengembangan Institusi/SPI di awal masuk dan UKT per semester di level atas, misal Rp10.000.000 - Rp12.500.000).
6. Estimasi Biaya Hidup di Surabaya
Surabaya memiliki biaya hidup yang relatif terjangkau dibandingkan Jakarta, namun tetap bervariasi tergantung gaya hidup:
- Tempat Tinggal: Kos di daerah Keputih atau Gebang berkisar antara Rp600.000 - Rp1.500.000 per bulan.
- Makan: Sekali makan di kantin atau warung sekitar kampus berkisar Rp12.000 - Rp25.000. Estimasi bulanan sekitar Rp1.500.000 - Rp2.000.000.
- Transportasi: Banyak mahasiswa menggunakan motor pribadi. Namun, tersedia juga transportasi umum dan ojek online yang mudah diakses.
- Total Estimasi: Sekitar Rp2.500.000 - Rp4.000.000 per bulan sudah termasuk biaya tak terduga dan tugas kuliah.
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Advancing Humanity
Jalan Raya ITS, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur