SAINS AKTUARIA
Profil Program Studi Sains Aktuaria – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
1. Akreditasi Kampus dan Jurusan
- Akreditasi Kampus: Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) saat ini memegang akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). ITS secara konsisten berada di jajaran universitas papan atas di Indonesia.
- Akreditasi Jurusan: Program Studi Sains Aktuaria ITS (di bawah Departemen Matematika, Fakultas Sains dan Analitika Data) telah terakreditasi Baik Sekali oleh BAN-PT. Selain itu, kurikulumnya telah diselaraskan dengan standar Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI).
2. Keunggulan Jurusan Sains Aktuaria ITS
Sains Aktuaria merupakan disiplin ilmu yang menggunakan metode matematika dan statistika untuk menaksir risiko dalam industri asuransi, keuangan, dan industri lainnya. Berikut adalah keunggulannya di ITS:
- Kurikulum Berbasis Industri: Materi kuliah dirancang agar mahasiswa dapat langsung mengikuti ujian profesi Aktuaria dari PAI (Persatuan Aktuaris Indonesia) melalui jalur penyetaraan (waiver).
- Koneksi dengan Departemen Matematika: Memiliki akar yang kuat di Departemen Matematika ITS yang sudah melegenda, sehingga sisi teoritis dan analisis datanya sangat tajam.
- Peluang Kerja Luas: Lulusan sangat dibutuhkan di sektor asuransi (jiwa, umum, kesehatan), dana pensiun, perbankan, hingga konsultan risiko.
- Penerapan Teknologi: Karena berada di institut teknologi, mahasiswa dibekali kemampuan komputasi dan pemrograman yang kuat (seperti R, Python, dan SQL) untuk mengolah Big Data.
3. Fasilitas yang Tersedia
Mahasiswa Sains Aktuaria dapat menikmati fasilitas pendukung di lingkungan Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD) ITS:
- Laboratorium Komputasi: Laboratorium mutakhir untuk praktik pengolahan data dan simulasi risiko.
- Ruang Baca & Perpustakaan: Akses ke jurnal-jurnal internasional di bidang keuangan dan aktuaria, serta perpustakaan pusat ITS yang sangat lengkap.
- Smart Classroom: Ruang kelas yang dilengkapi dengan teknologi multimedia untuk mendukung metode pembelajaran interaktif.
- Akses Software Lisensi: Mahasiswa seringkali mendapatkan akses ke perangkat lunak statistik dan matematika berlisensi.
4. Tantangan Selama Perkuliahan
Menjadi calon Aktuaris bukan hal yang mudah. Beberapa tantangan yang akan dihadapi antara lain:
- Beban Matematika yang Tinggi: Mahasiswa akan bertemu dengan Kalkulus, Statistika Matematika, dan Teori Peluang tingkat lanjut.
- Ujian Profesi: Selain mengejar IPK, tantangan terbesarnya adalah lulus ujian sertifikasi profesi (A10-A70) untuk mendapatkan gelar ASAI (Associate of the Society of Actuaries of Indonesia).
- Analisis Logika: Dibutuhkan ketelitian tinggi dalam memodelkan risiko; kesalahan kecil dalam perhitungan bisa berdampak besar pada proyeksi keuangan.
5. Estimasi Biaya Kuliah (UKT)
ITS menggunakan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan kemampuan ekonomi orang tua. Berdasarkan aturan terbaru (estimasi Jalur SNBP/SNBT):
- UKT Kategori 1 - 3: Berkisar antara Rp500.000 hingga Rp2.500.000 per semester.
- UKT Kategori Menengah - Atas: Berkisar antara Rp5.000.000 hingga Rp12.500.000 per semester.
- Jalur Mandiri: Biasanya dikenakan biaya SPI (Sumbangan Pengembangan Institusi) yang dibayarkan sekali di awal dan UKT yang berada di kategori tetap (sekitar Rp7.500.000 - Rp12.500.000).
6. Estimasi Biaya Hidup di Surabaya (Sekitar Kampus Sukolilo)
Surabaya memiliki biaya hidup yang relatif terjangkau untuk ukuran kota metropolitan:
- Tempat Tinggal (Kos): Rp600.000 – Rp1.500.000 per bulan (tergantung fasilitas seperti AC/Kamar Mandi Dalam).
- Makan: Rp15.000 – Rp25.000 sekali makan di kantin kampus atau warung sekitar. Total sekitar Rp1.500.000 – Rp2.000.000 per bulan.
- Transportasi & Lain-lain: Rp300.000 – Rp500.000 per bulan.
- Total Estimasi: Sekitar Rp2.500.000 – Rp4.000.000 per bulan untuk hidup layak namun hemat.
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Jalan Raya ITS, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur