PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Jurusan S1 Pendidikan Teknik Bangunan (PTB) berada di bawah naungan Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Surabaya. Kampus untuk Fakultas Teknik ini berlokasi di Kampus UNESA Ketintang, Surabaya.
1. Akreditasi Kampus dan Jurusan
- Akreditasi Universitas: Universitas Negeri Surabaya (UNESA) secara institusi telah meraih akreditasi Unggul (sebelumnya A) dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
- Akreditasi Jurusan: Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan UNESA juga telah terakreditasi Unggul berdasarkan Surat Keputusan (SK) dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) yang berlaku hingga tahun 2027. Sebelumnya, prodi ini memegang akreditasi A dari BAN-PT.
2. Keunggulan Jurusan
- Gelar Ganda secara Kompetensi: Lulusan jurusan ini mendapatkan dua keahlian sekaligus. Anda tidak hanya belajar ilmu murni teknik sipil/bangunan (seperti menghitung struktur dan menggambar desain), tetapi juga ilmu pedagogik (ilmu pendidikan dan cara mengajar). Gelar yang didapat adalah Sarjana Pendidikan (S.Pd.).
- Prospek Karier Fleksibel: Lulusan PTB UNESA memiliki jalur karier yang sangat luas. Anda bisa menjadi Guru SMK program keahlian Teknik Bangunan/Sipil, atau masuk ke industri konstruksi murni sebagai drafter, estimator (penghitung Rencana Anggaran Biaya/RAB), konsultan perencana, pelaksana proyek (kontraktor), maupun ASN di Dinas Pekerjaan Umum.
- Sertifikasi Kompetensi: Mahasiswa didorong untuk mendapatkan sertifikasi keahlian dari lembaga terkait (seperti LPJK atau BNSP) yang sangat berguna saat terjun ke dunia industri konstruksi.
3. Fasilitas yang Tersedia
Karena prodi ini berada di lingkungan Fakultas Teknik, fasilitas praktikumnya bergabung dengan prodi murni (S1 Teknik Sipil), sehingga fasilitasnya sangat memadai:
- Laboratorium Bahan Bangunan & Beton: Untuk pengujian material konstruksi, mix design beton, dan uji kuat tekan beton.
- Laboratorium Mekanika Tanah: Untuk praktikum penyelidikan kondisi tanah sebelum membangun fondasi.
- Laboratorium Ukur Tanah (Surveying): Dilengkapi dengan alat ukur seperti Theodolite, Waterpass, hingga Total Station.
- Laboratorium Komputer & Studio Gambar: Dilengkapi dengan perangkat lunak (software) wajib anak bangunan seperti AutoCAD, SAP2000, SketchUp, Revit, dan ETABS.
- Bengkel/Workshop Praktik: Terdapat bengkel kerja kayu (woodworking), batu (pasangan bata), dan perpipaan (plumbing) untuk mengasah keterampilan teknis atau hard skill pertukangan.
4. Tantangan Selama Perkuliahan
- Beban Otak "Kiri dan Kanan": Mahasiswa dituntut untuk kuat dalam hitungan eksak yang rumit (Kalkulus, Mekanika Teknik, Struktur Baja, Struktur Beton) sekaligus harus pandai berkomunikasi dan berempati saat mempelajari ilmu pendidikan dan psikologi peserta didik.
- Banyaknya Tugas Besar (Tubes): Seperti jurusan teknik pada umumnya, Anda akan dihadapkan pada Tugas Besar (menggambar desain rumah/gedung secara detail lengkap dengan perhitungan struktur dan biaya). Tugas ini sangat menyita waktu dan sering kali membuat mahasiswa harus begadang.
- Praktik Lapangan Ganda: Di semester akhir, mahasiswa harus menjalani dua jenis magang: magang industri di proyek konstruksi/perusahaan kontraktor, serta Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di mana Anda harus terjun langsung menjadi guru magang di SMK.
5. Biaya Kuliah
Biaya kuliah di UNESA menggunakan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibayarkan per semester tanpa ada biaya tambahan lain, yang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua/wali.
- Jalur SNBP dan SNBT: Dikenakan UKT yang terbagi menjadi 8 golongan. Golongan terendah (Golongan 1) adalah Rp 500.000 per semester, sedangkan golongan tertinggi berada di kisaran Rp 6.000.000 hingga Rp 7.000.000-an per semester. Sebagian besar mahasiswa kelas menengah biasanya berada di Golongan 3 atau 4 (sekitar Rp 2.400.000 hingga Rp 3.500.000 per semester).
- Jalur Mandiri: Selain membayar UKT, mahasiswa jalur Mandiri juga wajib membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI) atau uang pangkal yang dibayarkan satu kali di awal perkuliahan. Besaran IPI untuk rumpun pendidikan di Fakultas Teknik biasanya berkisar antara Rp 10.000.000 hingga Rp 30.000.000 (dibagi dalam beberapa golongan).
6. Biaya Hidup di Surabaya (Area Kampus Ketintang)
Meskipun Surabaya adalah kota metropolitan, biaya hidup di sekitar area kampus UNESA Ketintang masih sangat terjangkau bagi mahasiswa:
- Biaya Tempat Tinggal (Kos): Berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 800.000 per bulan untuk kamar standar (kipas angin, kamar mandi luar). Untuk fasilitas yang lebih nyaman (AC, kamar mandi dalam, Wi-Fi), harganya berkisar antara Rp 1.000.000 hingga Rp 1.500.000+ per bulan.
- Biaya Makan: Banyak warung makan murah di sekitar Ketintang. Sekali makan rata-rata menghabiskan Rp 10.000 hingga Rp 20.000. Jika dikalkulasi, anggaran makan sebulan berkisar Rp 1.000.000 hingga Rp 1.500.000.
- Transportasi dan Kebutuhan Lain: Jika Anda membawa motor sendiri, pengeluaran bensin, kuota internet, dan nongkrong tipis-tipis membutuhkan sekitar Rp 300.000 hingga Rp 500.000 per bulan.
- Estimasi Total: Secara keseluruhan, rata-rata biaya hidup mahasiswa di sekitar Ketintang, Surabaya berkisar di angka Rp 1.500.000 hingga Rp 3.000.000 per bulan, sangat bergantung pada gaya hidup masing-masing.
Universitas Negeri Surabaya
Jl. Lidah Wetan, Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, kota Surabaya, Jawa Timur