ILMU SEJARAH
1. Akreditasi
- Akreditasi Perguruan Tinggi: Universitas Airlangga saat ini memegang akreditasi UNGGUL dari BAN-PT.
- Akreditasi Program Studi S1 Ilmu Sejarah UNAIR telah terakreditasi UNGGUL oleh BAN-PT.
2. Keunggulan
- Kurikulum Berbasis Digital: UNAIR mulai mengintegrasikan Digital Humanities, di mana mahasiswa belajar mengelola arsip dan data sejarah menggunakan teknologi modern.
- Fokus Studi Spesifik: Sangat kuat dalam kajian Sejarah Perkotaan (Urban History) dan Sejarah Kesehatan, mengingat UNAIR memiliki sejarah panjang di bidang kedokteran (eks-STOVIA/NIAS).
- Jaringan Alumni & Kerja Sama: Memiliki hubungan erat dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), museum-museum nasional, serta lembaga riset internasional di Belanda dan Australia.
- Lulusan Adaptif: Lulusannya tidak hanya menjadi sejarawan, tapi juga peneliti, jurnalis, kurator museum, penulis skenario, hingga analis kebijakan.
3. Fasilitas yang Tersedia
Mahasiswa Ilmu Sejarah UNAIR didukung oleh fasilitas di Kampus B yang lengkap:
- Ruang Baca FIB: Koleksi buku sejarah, jurnal langka, dan laporan penelitian yang sangat spesifik.
- Laboratorium Sejarah: Tempat mahasiswa belajar teknik konservasi dokumen, digitalisasi arsip, dan analisis sumber primer.
- Museum Etnografi & Pusat Kajian Sejarah: Sebagai sarana praktik langsung dalam kurasi dan pengelolaan benda bersejarah.
- Akses Digital: Langganan jurnal internasional (seperti JSTOR, SpringerLink) yang memudahkan mahasiswa mencari referensi primer dari luar negeri.
- Fasilitas Umum: Seluruh area kampus dilengkapi Wi-Fi, kantin yang bersih, serta gedung pusat kegiatan mahasiswa.
4. Tantangan Selama Perkuliahan
Menjadi mahasiswa sejarah di UNAIR membutuhkan ketahanan mental dan intelektual:
- Analisis Kritis: Kamu tidak hanya menghafal tahun, tapi dituntut menganalisis mengapa suatu peristiwa terjadi dari berbagai sudut pandang.
- Kemampuan Bahasa: Mahasiswa sering kali harus membaca dokumen dalam bahasa Belanda atau Inggris kuno untuk mendapatkan data asli.
- Riset Lapangan: Seringkali harus melakukan blusukan ke situs sejarah, wawancara sejarah lisan, atau menghabiskan berjam-jam di ruang arsip yang berdebu.
- Penulisan Akademik: Standar penulisan skripsi sejarah di UNAIR cukup tinggi, menuntut ketelitian dalam metodologi dan verifikasi sumber.
5. Biaya Kuliah (UKT)
UNAIR menggunakan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibagi berdasarkan kemampuan ekonomi orang tua. Estimasi untuk jalur seleksi nasional (SNBP & SNBT):
- Kelompok 1 - 2: Rp500.000 – Rp1.000.000
- Kelompok Menengah: Rp3.000.000 – Rp5.000.000
- Kelompok Atas: Rp6.000.000 – Rp7.500.000+ (Catatan: Untuk jalur Mandiri, biasanya terdapat Iuran Pengembangan Institusi (IPI) yang dibayarkan sekali di awal masuk).
6. Estimasi Biaya Hidup di Surabaya
Surabaya memiliki biaya hidup yang relatif lebih terjangkau dibanding Jakarta, namun tetap dinamis:
- Tempat Tinggal (Kos): Rp600.000 – Rp1.500.000 per bulan (tergantung fasilitas seperti AC/KM dalam).
- Makan: Rp15.000 – Rp25.000 sekali makan. Estimasi bulanan: Rp1.200.000 – Rp1.800.000.
- Transportasi: Surabaya memiliki transportasi publik "Wira Wiri" dan "Suroboyo Bus" yang sangat terjangkau bagi mahasiswa (sekitar Rp2.500 - Rp5.000).
- Total Estimasi: Sekitar Rp2.000.000 – Rp3.500.000 per bulan untuk hidup sederhana namun layak.
Universitas Airlangga
<p>Excellence with Morality </p>
Jl. Airlangga No. 4, Surabaya